INSPIRING

Articles

Villa Kayangan Tegalalang Ubud Bali Segera Hadir

Sunday, February 24, 2019


Semarang, 24 Februari 2019 - Bali yang telah lekat dengan budaya dan seni, didukung masyarakatnya yang menjunjung tinggi kelestarian adat-istiadat yang tercermin dari kehidupan sehari-hari. Merupakan pemandangan keseharian melihat seorang warga Bali menghaturkan Canangsari (sesaji yang berisikan aneka bunga) setiap pagi sebelum melakukan aktifitas, yang dipercaya agar segala aktifitas yang akan dikerjakan sejak pagi itu berjalan lancar dan diberkati oleh Sang Hyang Widhi, Tuhan Yang Mahaesa. Contoh sederhana dari budaya yang tidak tergerus jaman moderen di era digital saat ini. Hal lain yang tak dapat dipisahkan dari Bali adalah kesenian yang tumbuh subur, dan keasliannya tetap terjaga, kebudayaan Bali yang menjadi daya tarik bagi pelancong dari manca negara membanjiri Bali dari tahun ke tahun.

 

Salah satu kantong budaya di pulau Bali yang memiliki suasana yang nyaman dan asri, adalah Ubud yang terletak di Kabupaten Gianyar. Ubud terletak sekitar 25 KM ke arah utara dari Kota Denpasar. Untuk menuju Ubud dapat ditempuh sekitar 1 jam dari Kota Denpasar. Meski tak memiliki pantai, yang menjadi daya tarik wisata Bali, Ubud menawarkan keindahan alam, beragam pentas kesenian, serta hasil kerajinan masyarakat, bisa dibilang sangat eksotis sehingga berkali-kali menjadi lokasi pembuatan film internasional, menawarkan keindahan alam pedesaan bagi siapapun yang ingin menjelajahinya.

Setelah mengoperasikan Hotel Dafam Savvoya Seminyak Bali, Villa Savvoya Seminyak Bali, dan Mola2 Resort Gili Air Lombok, PT Dafam Hotel Management menambah pengelolaan properti di area Bali, bekerjasama dengan PT Bali Resort Eksotis untuk pengelolaan “Villa Kayangan“ Tegalalang, Ubud, Bali; diharapkan akan mulai beroperasi pada bulan Mei 2019. Penandatanganan MOU telah dilakukan pada hari Sabtu, 23 Februari 2019, oleh Bapak Anak Agung Gde Anom Raharja selaku Direktur Utama PT Bali Resort Eksotis dengan Bapak Andhy Irawan, CEO PT. Dafam Hotel Management.

 

Berada pada ketinggian kurang lebih 500m dpl. dengan banyak sungai dan ngarai yang melewatinya, Villa Kayangan menempati lahan seluas 2700 m2 di kawasan persawahan yang menyejukan dengan konsep Villa Resort dengan fasilitas 12 villa, restaurant, sunken bar, swimming pool dan juga private pool, dibagi dalam kategori Private Villa, Pool Side Villa, dan Exclusive Villa. Keunggulan lain Villa Kayangan adalah hanya 15 menit ke Ubud Monkey Forest, museum Antonio Blanco, selain itu 10 menit menuju Tegalalang Rice Terrace, 30 menit ke Tirta Empul Tampak Siring, Pura Gunung Kawi, Pasar Seni Sukawati dan 1,5 jam menuju Bandara Ngurah Rai.

 

Dengan lingkungan alami, Ubud menjadi inspirasi bagi para seniman, maka denyut nadi kehidupan masyarakat Ubud tidak bisa di di pisahkan dari kesenian, sehingga mudah disana untuk menemui galeri-galeri seni, selain area persawahan Petulu Gunung tempat habitat pelestarian bangau putih, persawahan Ceking Tegalalang yang menjadi objek wisata viral; di beberapa tempat juga tersedia jalur khusus untuk meniti jalan di persawahan dengan berjalan kaki ala trekking, bersepeda santai atau melaju di jalur off-road menumpang ATV, menjadikan kawasan Ubud sebagai pilihan wisata di Pulau Bali.